Rabu, 12 Agustus 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Hortikultura 28toHortikultura 28to
Hortikultura 28to - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Uncategorized › PDAM Perketat Pengujian Kualitas Air Imbas Pencema...
Uncategorized

PDAM Perketat Pengujian Kualitas Air Imbas Pencemaran Sungai

PDAM Perketat Pengujian Kualitas Air Imbas Pencemaran Sungai Tangerang Selatan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan bersama PDAM dan instansi terkait

PDAM Perketat Pengujian Kualitas Air Imbas Pencemaran Sungai

PDAM Perketat Pengujian Kualitas Air Imbas Pencemaran Sungai

Tangerang Selatan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan bersama PDAM dan instansi terkait melakukan pengujian kualitas air bersih warga. Langkah ini diambil setelah kebakaran gudang pabrik pestisida di kawasan Setu yang berdampak pada sungai dan pasokan air baku.

Kegiatan uji kualitas air ini ditujukan untuk memastikan keamanan air yang digunakan masyarakat sehari-hari, terutama setelah aliran sungai yang tercemar limbah kimia berpindah ke sumber air baku PDAM.

Latar Belakang Kebakaran dan Dampaknya pada Sumber Air

Kebakaran gudang pabrik pestisida di Serpong, Tangerang Selatan, terjadi beberapa waktu lalu. Api yang menyala cukup besar membuat petugas kesulitan memadamkan api dengan air biasa sehingga menggunakan pasir sebagai media pemadaman. Kondisi ini menyebabkan sebagian bahan kimia pestisida terbakar dan mengalir ke sungai lewat drainase sekitar lokasi.

Akibatnya, beberapa sungai di sekitar wilayah berubah warna dan tercemar. Ikan-ikan di sungai ditemukan mati atau dalam kondisi ‘mabuk’ karena zat kimia yang ikut terbawa aliran air. Polres bersama BPBD mengimbau warga agar tidak menangkap atau mengonsumsi ikan dari sungai tersebut untuk sementara waktu.

Respons PDAM dan Pemeriksaan Air Bersih

PDAM Tirta Benteng dan pihak kepolisian menindaklanjuti pencemaran ini dengan menyalurkan air bersih ke warga. Suplai air ke pelanggan sempat terganggu karena ancaman pencemaran dari sungai. Namun, distribusi air kini mulai kembali normal dan PDAM terus melakukan pemeriksaan kualitas air secara berkala untuk memastikan aman bagi warga.

Uji kualitas air yang dilakukan meliputi pengambilan sampel dari keran rumah warga dan fasilitas air bersih lainnya. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif agar kesehatan masyarakat tidak terancam akibat paparan zat kimia berbahaya. Pemerintah setempat terus memantau hasil uji dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika ditemukan area yang masih mengalami isu kualitas air.

Imbauan Kesehatan dan Pencegahan Risiko

Dinkes Tangsel dan dinas lingkungan hidup juga mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi risiko kesehatan akibat pencemaran air. Warga diminta memperhatikan perubahan bau, rasa, atau warna air, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti iritasi kulit, gangguan pernapasan, atau keluhan mata perih setelah kontak dengan air.

Selain itu, warga diimbau untuk tidak menggunakan air sungai secara langsung untuk kebutuhan rumah tangga sampai kualitas air dinyatakan aman oleh instansi terkait. Pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan agar potensi cemaran bisa dipantau secara terus menerus.